Perang Bayangan Iran vs Israel Telah Terkuak, Apa yang Bakal Terjadi Selanjutnya?

- 15 April 2024, 21:43 WIB
Usai meluncurkan drone dan rudal, Iran memperingatkan Israel soal serangan yang lebih parah jika dibalas.
Usai meluncurkan drone dan rudal, Iran memperingatkan Israel soal serangan yang lebih parah jika dibalas. /Amir Cohen/REUTERS

"Keduanya (Iran dan Israel) pada saat ini dapat mengklaim kemenangan dan mundur dari jurang, terutama karena tidak ada warga sipil Israel yang terbunuh," kata Yacoubian.

Namun, dunia masih menunggu hasil pertemuan Kabinet Perang Israel pada hari Minggu. Kelompok garis keras Israel telah mendesak untuk memberikan respon, namun pihak lain menyarankan untuk menahan diri, dan mengatakan bahwa Israel harus fokus pada penguatan hubungan dengan mitra-mitra Arab.

"Kami akan membangun koalisi regional dan menagih harga dari Iran, dengan cara dan waktu yang sesuai dengan kami," kata Benny Gantz, anggota Kabinet Perang Israel.

Tembakan peringatan

Para analis mengatakan bahwa Iran mengirimkan pesan bahwa mereka bersedia untuk meningkatkan dan mengubah aturan keterlibatannya dalam perang bayangan dengan Israel.

"Ini adalah tembakan peringatan, yang mengatakan bahwa jika Israel melanggar aturan, akan ada konsekuensinya," kata Magnus Ranstorp, penasihat strategis di Universitas Pertahanan Swedia.

Serangan Iran semakin memicu kekhawatiran bahwa perang di Gaza akan menyebabkan kekacauan regional.

Namun Iran menegaskan bahwa mereka tidak ingin berperang habis-habisan di seluruh kawasan. Menteri Luar Negeri Hossein Amirabdollahian mengatakan dalam sebuah posting di X, yang sebelumnya bernama Twitter, bahwa Iran "tidak berniat untuk melanjutkan operasi pertahanan" pada saat ini kecuali jika diserang.

Setelah Israel memulai serangannya di Gaza, kelompok-kelompok yang didukung Iran terlibat secara militer sementara Teheran hanya duduk di pinggir lapangan. Kelompok Hizbullah Lebanon menembakkan roket ke Israel utara. Pemberontak Houthi Yaman menyerang kapal-kapal Barat di Laut Merah. Sebuah kelompok milisi Irak yang didukung Iran menyerang posisi militer AS di Irak dan Suriah.

Sekarang, Teheran "bersedia untuk meningkatkan taruhannya" tanpa bergantung pada proksi, kata direktur Carnegie Middle East Center, Maha Yahya.

"Mereka telah memberikan peringatan yang cukup bahwa hal ini akan terjadi, dan saya rasa mereka tahu bahwa mereka (pesawat tak berawak dan rudal) akan dijatuhkan sebelum mencapai wilayah Israel," ujar Yahya.

Halaman:

Editor: H. D. Aditya

Sumber: ahramonline


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah