Profil KA Turangga yang Bertabrakan dengan KA Lokal Bandung Raya di Cicalengka, Kereta Eksekutif Modern!

- 5 Januari 2024, 14:42 WIB
TKP Kecelakaan KA Turangga dan KA Bandung Raya di Cicalengka.
TKP Kecelakaan KA Turangga dan KA Bandung Raya di Cicalengka. /Pikiran Rakyat/Mochammad Iqbal Maulud/

PR JABAR - KA Turangga dan KA Lokal Bandung Raya bertabarkan di Cicalengka pada pagi Jumat, 5 Januari 2023. Kecelakaan nahas tersebut terjadi tepatnya pada pukul 06.03 WIB.

Akibat tertabraknya KA Turangga degan KA Lokal Bandung Raya ini empat orang dikonfirmasi meninggal dunia. Selain itu setidaknya 28 orang terluka turut menjadi korban.

"Informasi korban yang terbaru itu sebanyak 28 korban terluka, kemudian yang meninggal ada empat orang,"kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Ibrahim Tompo di Bandung dilansir dari Pikiran-Rakyat.com.

Selain itu, lalu lintas kereta api dari berbagai jurusan ke arah Bandung dan Jakarta juga masih terhenti.

Di balik kecelakaan kereta ini, KA Turangga menjadi perbincangan yang ramai dibahas di media sosial.

Baca Juga: Kemenhub Kirimkan Tim Teknis Guna Evakuasi Korban Kecelakaan Kereta Api di Bandung

Lantas bagaimana profil KA Turangga dan bagaimana kiprahnya selama ini, berikut ulasannya yang telah dirangkum PR Jabar.

Profil KA Turangga

Kereta api.*
Kereta api.* DOK PR

Kereta Api Turangga, yang terdaftar dalam jadwal GAPEKA 2023 dan mulai beroperasi sejak 1 Juni 2023, menjadi salah satu pilihan utama dalam layanan kereta eksekutif yang menghubungkan Bandung dengan Surabaya Gubeng, serta sebaliknya.

Nama Turangga sendiri diambil dari legenda mitologi Jawa yang menggambarkan seekor kuda yang digunakan oleh para raja dan bangsawan karena kecepatannya yang luar biasa.

Dengan reputasi menawarkan kenyamanan dan kecepatan, KA Turangga memberikan opsi kelas eksekutif dengan beragam tarif tiket.

Untuk rute Bandung ke Surabaya Gubeng, kereta ini dikenali dengan kode KA 66, sementara untuk arah sebaliknya dikenal sebagai KA 65.

Perjalanannya melalui rute tersebut menghubungkan berbagai stasiun penting seperti Cipeundeuy, Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, dan lainnya sebelum mencapai tujuannya di Surabaya Gubeng.

Baca Juga: Kesaksian Penumpang KA Baraya Lokal Saat Kereta Bertabrakan, Suara Keras Dari Benturan dan Situasi Panik

Dengan total jarak perjalanan sekitar 696,347 kilometer, waktu yang diperlukan untuk menempuh perjalanan ini berkisar antara 8 hingga 10 jam.

Dalam menyesuaikan kebutuhan konsumen, tarif Kereta Api Turangga disesuaikan dengan variasi harga tiket, dimulai dari Rp 480.000 hingga Rp 630.000.

Untuk kenyamanan dan kemudahan pembelian tiket, calon penumpang dapat memperolehnya melalui berbagai platform seperti aplikasi KAI Access, situs web kai.id, atau melalui mitra resmi KAI seperti Traveloka, Tiket, Pegi Pegi dan sejenisnya.***

Editor: Raqsan Jani


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah