Demi Gibran, Jokowi Pepet Terus Ganjar Pranowo, TPN Ganjar - Mahfud: Kayak Lagu Slank, Enggak Bisa Jauh-Jauh

- 7 Januari 2024, 10:43 WIB
Presiden Joko Widodo saat bersama dengan Ganjar Pranowo.
Presiden Joko Widodo saat bersama dengan Ganjar Pranowo. /

PR JABAR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) terus menempel Ganjar Pranowo menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 ini. Jokowi selalu mengunjungi daerah yang didatangi calon presiden nomor urut tiga tersebut.

Setidaknya hal tersebut diungkapkan Deputi Politik 5.0 TPN Ganjar-Mahfud Andi Widjajanto saat berbincang-bincang dengan Rhenald Kasali pada kanal YouTube Rhenald Kasali.

Pengamat pertahanan dan politikus itu mengungkapkan bahwa kunci kemenangan Jokowi pada Pilpres 2019 yakni Jawa Tengah. Saat itu, Jokowi mendapatkan 70 persen suara dari wilayah ini.

"Kalau saja tak dapat suara 70 persen, Jokowi saat itu bisa saja kalah dari Prabowo. Namun karena suara dari Jawa Tengah tinggi, akhirnya bisa menang," ujar Andi, yang sebelumnya juga menjadi tim pemenangan Jokowi.

Untuk mencegah pendulangan suara, menurut dia, Jokowi terus menempel pergerakan dari Ganjar Pranowo agar suara capres nomor urut dua, yakni Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka, terus tinggi.

"Misalnya di Jawa Tengah kemarin, setelah Ganjar Pranowo masuk ke Purworedjo, Jokowi bergerak ke daerah yang sama," ujar dia.

Hindari cengkraman

Membaca gerakan Jokowi tersebut, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar - Mahfud terpaksa mengalihkan lokasi kampanye Ganjar dengan cepat. Langkah itu dilakukan untuk melepaskan Ganjar dari 'cengkraman' Jokowi.

"Pada 2 Januari lalu Mas Ganjar mestinya ke Tegal dan Brebes, jadinya Gajar digeser ke Demak dan Jepara," ungkap dia.

Langkah itu terpaksa dilakukan karena TPN mengendus keberadaan tim advance dari Jokowi. "Kalau Presiden hendak datang ke sebuah daerah kan biasanya tim advance Paspampres telah dulu datang ke lokasi. Melihat adanya tim advance di sana, kami langsung mengalihkan Ganjar ke daerah lain," jelasnya.

Satu guru, satu ilmu

Pergerakan Jokowi tersebut, lanjut dia, tak bisa terhindarkan karena Jokowi dan Ganjar diibaratkan satu guru, satu ilmu. Sehingga demi mendongkrak suara anaknya, Jokowi melakukan pergerakan dengan menempel Ganjar.

"Bagi kami, itu menandakan, ya kayak lagu Slank lah, Pak Jokowi itu enggak bisa jauh-jauh dari Ganjar," celotehnya.

Bagaimana pun juga, ia mengklaim, Presiden Jokowi itu dibesarkan oleh PDI Perjuangan. Sehingga langkah-langkah yang dilakukannya tidak akan jauh berbeda dengan calon yang didukung partai berlambang banteng itu.

Terakhir pun, lanjut dia, saat Ganjar Pranowo hendak ke daerah Cilacap, Jokowi telah lebih dulu mengunjungi daerah tersebut. "Minggu ini Mas Ganjar rencanya ke Cilacap, tapi Pak Jokowi sudah duluan ke sana. Setalah Debat, kayaknya Ganjar bergerak ke sana," ujar dia.

Menurutnya, gerakan Jokowi tersebut merupakan salah satu upaya untuk mendongkrak suara nomor urut dua dan memadamkan dukungan kepada Ganjar Pranowo.

"Dengan terus menempel Ganjar, suara di daerah yang dikunjunginya itu beralih dari yang sebelumnya mendukung Ganjar menjadi ke nomor urut dua, atau bahkan bisa jadi ke satu juga," tandasnya.***

Editor: H. D. Aditya


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah